Insani senantiasa memikirkan apa yang dipandang baik baginya, yang dapat membuat dirinya memperoleh dan mencapai kebahagiaan melalui pemenuhan dan kemapanan hidup.
Berperkaralah dengan Tuhan, apakah itu semua pada akhirnya hanya merupakan bentuk keegoisan atau sesuatu yang berpusat hanya pada diri sendiri (antro-sentris).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.